Hubungan Usia, Masa Kerja dan Penggunaan Alat Pelindung Mata dengan Kelelahan Mata pada Pekerja Bengkel Las di Kota Kotamobagu

Authors

  • Fachry Rumaf Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika
  • Moh. Rizki Fauzan Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika
  • Ni Wayan Dimkatni Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika
  • Geristiani Agama Program Studi Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika

DOI:

https://doi.org/10.31943/afiasi.v11i2.582

Keywords:

Kelelahan mata, Alat pelindung diri, Pekerja las

Abstract

Kelelahan mata merupakan salah satu permasalahan kesehatan kerja yang dapat menurunkan kenyamanan, konsentrasi, dan produktivitas pekerja. WHO mencatat angka kejadian kelelahan mata berkisar antara 40% hingga 90% di seluruh dunia. Pada pekerja informal seperti pekerja bengkel las, aktivitas visual yang intensif serta paparan radiasi pengelasan berisiko tinggi memicu kelelahan mata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor usia, masa kerja, dan penggunaan alat pelindung mata dengan kelelahan mata pada pekerja bengkel las di Kota Kotamobagu. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah cross-sectional study. Sampel penelitian berjumlah 70 pekerja bengkel las yang tersebar di 30 bengkel las di Kota Kotamobagu, yang diambil menggunakan teknik total sampling berdasarkan kriteria inklusi. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner dan lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik Chi-Square Test. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia dengan kelelahan mata (p = 0,027), masa kerja dengan kelelahan mata (p = 0,003) , serta penggunaan alat pelindung mata dengan kelelahan mata (p = 0,000). Bertambahnya usia pekerja linier dengan penurunan fungsi fisiologis mata seperti berkurangnya kemampuan akomodasi. Masa kerja yang lama (> 5 tahun) juga meningkatkan akumulasi paparan radiasi ultraviolet, inframerah, dan cahaya berintensitas tinggi secara kronis. Sementara itu, ketidaklengkapan atau rendahnya kualitas alat pelindung mata memperberat beban kerja visual penglihatan. Pemilik bengkel direkomendasikan untuk menyediakan alat pelindung mata sesuai standar dan menerapkan sanksi tegas bagi pelanggar , serta Dinas Kesehatan diharapkan memfasilitasi pemeriksaan mata berkala.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-08-28

How to Cite

Fachry Rumaf (2026) “Hubungan Usia, Masa Kerja dan Penggunaan Alat Pelindung Mata dengan Kelelahan Mata pada Pekerja Bengkel Las di Kota Kotamobagu ”, Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), pp. 85–96. doi: 10.31943/afiasi.v11i2.582.

Issue

Section

Artikel