Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Beluntas (Pluchea indica L.) Dan Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) Terhadap Bakteri Escherichia coli Pada Daging Bakso

Authors

  • Fatra Nusi Universitas Negeri Gorontalo
  • Sirajuddien Bialangi Universitas Negeri Gorontalo
  • Moh Rivai Nakoe Universitas Negeri Gorontalo
  • Sarinah Basri K Universitas Negeri Gorontalo
  • Tri Septian Maksum Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.31943/afiasi.v11i2.583

Keywords:

Daya Hambat, Daun Beluntas, Daun Jambu Biji, Esherichia coli, Bakso

Abstract

Rendahnya kualitas sanitasi lingkungan dan higiene penjamah makanan pada sektor informal di Kota Gorontalo memicu tingginya kontaminasi bakteri Escherichia coli pada pangan siap saji seperti bakso, yang berisiko menyebabkan penyakit diare. Penggunaan desinfektan kimia berlebihan dapat memicu resistensi bakteri, sehingga diperlukan alternatif antibakteri alami dari sumber daya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya hambat ekstrak daun beluntas (Pluchea indica L.) dan daun jambu biji (Psidium guajava L.) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli yang diisolasi dari daging bakso. Jenis penelitian yang digunakan adalah true experiment dengan desain post-test only control group. Sampel bakteri diisolasi dari daging bakso di Pasar Jembatan Jodoh melalui uji penduga dan penguat. Ekstrak daun diperoleh melalui metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Uji daya hambat dilakukan menggunakan metode difusi cakram pada variasi konsentrasi 50%, 75%, dan 100% dengan tiga kali pengulangan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kruskal-Wallis untuk pengujian daun beluntas dan One Way ANOVA untuk daun jambu biji. Hasil penelitian menunjukkan sampel bakso positif terkontaminasi Escherichia coli (1,6 x 101 APM/gram), sehingga tidak memenuhi syarat SNI 7388:2009. Ekstrak daun beluntas menghasilkan rata-rata zona hambat 4 mm (50%), 2 mm (75%), dan 4 mm (100%), sementara daun jambu biji menghasilkan 0 mm (50%), 2,5 mm (75%), dan 4 mm (100%). Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan daya hambat ekstrak daun jambu biji (p-value=0.000) yang dipengaruhi oleh konsentrasi, sedangkan ekstrak daun beluntas tidak menunjukkan perbedaan daya hambat yang signifikan (p-value=0.056). Meskipun demikian, kedua ekstrak hanya menghasilkan daya hambat kategori lemah terhadap Escherichia coli.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-08-28

How to Cite

Nusi, F. (2026) “Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Beluntas (Pluchea indica L.) Dan Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) Terhadap Bakteri Escherichia coli Pada Daging Bakso”, Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), pp. 112–124. doi: 10.31943/afiasi.v11i2.583.

Issue

Section

Artikel