Implikasi Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu Nomor 9 Tahun 2012 Terhadap Kesehatan Masyarakat Akibat Pencemaran Air Limbah Industri Kerupuk Di Desa Kenanga

Authors

  • Widyaningsih Febriani Universitas Wiralodra
  • Eko Maulana Syaputra Universitas Wiralodra

DOI:

https://doi.org/10.31943/afiasi.v11i1.575

Keywords:

pencemaran air, kesehatan masyarakat, limbah industri kerupuk, Perda No. 9 Tahun 2012

Abstract

Pencemaran air limbah industri rumah tangga berbasis perikanan merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat. Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, merupakan sentra industri pengolahan kerupuk ikan dan udang yang menghasilkan limbah cair dengan kandungan bahan organik tinggi dan dibuang langsung ke badan air tanpa pengolahan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan masyarakat seperti penyakit berbasis lingkungan, penurunan kualitas air bersih, serta risiko paparan bakteri patogen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu Nomor 9 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat di Desa Kenanga. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang didukung data sekunder hasil pengukuran kualitas air dan kajian kesehatan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Perda belum berjalan optimal sehingga pencemaran air masih terjadi dan berpotensi meningkatkan risiko penyakit berbasis air (water borne diseases) pada masyarakat sekitar. Diperlukan penguatan penegakan hukum, pengawasan lingkungan, serta edukasi kesehatan masyarakat untuk meminimalkan dampak pencemaran air terhadap kesehatan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-04-29

How to Cite

Febriani, W. and Syaputra, E. M. (2026) “Implikasi Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu Nomor 9 Tahun 2012 Terhadap Kesehatan Masyarakat Akibat Pencemaran Air Limbah Industri Kerupuk Di Desa Kenanga ”, Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), pp. 76–84. doi: 10.31943/afiasi.v11i1.575.

Issue

Section

Articles