Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M pada Masyarakat di Desa Tambi Tahun 2025

Authors

  • Dwi Ratih Ramadina Safitri Fakultas kesehatan masyarakat universitas wiralodra
  • Ade Rahmawati
  • Tayong siti Nuerbaeti
  • Tating Nuraeni
  • Roifatun Nisa
  • Sukhriyatun Fitriyah
  • Siti Pangarsi Dyah Kusuma Wardani
  • Reza Iman Ramdhan

DOI:

https://doi.org/10.31943/afiasi.v11i2.636

Keywords:

Pengetahuan, Sikap, Pendidikan, Ketersedian sarana dan prasarana, Dukungan keluarga, Perilaku PSN 3M

Abstract

Kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui tindakan 3M dapat dilakukan secara mandiri oleh keluarga dirumah masing-masing. Kegiatan PSN 3M antara lain menguras bak mandi atau bak penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air dan memanfaatkan kembali barang bekas yang dapat menjadi tempat berkembang biak jentik nyamuk, serta mencegah gigitan dan reproduksi nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M pada masyarakat di desa Tambi tahun 2025. Metode penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 145 kepala keluarga. Pengukuran yang dilakukan adalah pengetahuan, sikap, Pendidikan, ketersediaan sarana prasarana, dan dukungan keluarga dengan menggunakan kuesioner dan observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku PSN 3M (=0.031). Diharapkan masyarakat dapat menambah wawasan tentang PSN 3M dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemberi informasi, menggunakan sarung tangan dalam pelaksanaan kegiatan PSN 3M, dan menyediakan tempat sampah terpisah antara sampah organik dan plastik.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-08-28

How to Cite

Safitri, D. R. R. (2026) “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M pada Masyarakat di Desa Tambi Tahun 2025”, Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), pp. 160–168. doi: 10.31943/afiasi.v11i2.636.

Issue

Section

Artikel