Pengaruh Keyakinan Perilaku, Normatif, dan Kontrol serta Niat terhadap Perilaku Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Bonto Bangun, Bulukumba
DOI:
https://doi.org/10.31943/afiasi.v10i3.544Keywords:
Kata kunci: ASI eksklusif, Theory of Planned Behavior, Theory of Reasoned Action, Faktor sosial budaya, Perilaku ibu, IndonesiaAbstract
Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama sangat penting untuk pertumbuhan, kekebalan, dan perlindungan bayi dari infeksi, namun cakupannya di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Puskesmas Bonto Bangun, Kabupaten Bulukumba, masih belum optimal karena pengaruh faktor sosial dan budaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Theory of Planned Behavior (TPB) dan Theory of Reasoned Action (TRA) dalam perilaku pemberian ASI eksklusif pada ibu bayi tahun 2025. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 159 ibu, menggunakan kuesioner berbasis konstruk TPB dan TRA, serta dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan mayoritas ibu memiliki sikap, keyakinan, persepsi kontrol, dan niat positif terhadap ASI eksklusif; dukungan suami menjadi faktor utama (71,1%), sementara tradisi budaya menjadi hambatan bagi sebagian kecil (11,3%). Analisis statistik menunjukkan hubungan signifikan antara semua konstruk TPB dan TRA dengan perilaku ASI eksklusif (p < 0,05). Kesimpulannya, TPB dan TRA efektif menjelaskan perilaku ASI eksklusif, dan intervensi promotif yang sensitif terhadap budaya serta memperkuat dukungan sosial dan keyakinan ibu diperlukan untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif.
Kata kunci: ASI eksklusif, Theory of Planned Behavior, Theory of Reasoned Action, Faktor sosial budaya, Perilaku ibu, Indonesia








